MINGGU,12 MARET 2013
Malam kian larut namun,aku masih memandangi langit yang penuh dengan bintang yang sangat cantik itu.ingin rasanya aku memejamkan mata ku ini,namun begitu sulit buat ku pejamkan.
“Rhayni”ucap seseorang sehingga membuyarkan lamunan ku.aku melihat Rahel menatapku,matanya mengisaratkan ku agar aku cepat kembali ke kamar ku.
“mata ku sulit buar ku pejamkan hel”jawab ku.
“tapi ini sudah malam rhay.kamu butuh istihrahat.kamu harus merelahkan mereka semua.mereka sudah tenang di sana”jelasnya.menyuruhku untuk cepat istirahat.hari ini aku memang mengalami hari yang sangat berat.
RABU,10 DESEMBER 2012
Ku turuti langkah kaki ku yang ku tak tahu mau kemana.Entah kenapa tiba-tiba kaki ku berjalan mengarah ke kamar yang selama ini ku tempati.GELAP.
Aku pun menyalakan sklar yang berada di dekat ku.KOSONG.
Tidak ada siapa pun di dalam kamar ku.hembusan angin tiba-tiba mendirikan bulu kudukku,mata ku menangkap sebuah bayangan seseorang di luar kamar ku.
“oh my god”ucap ku lirik.itu adalah hantu yang selama ini menghantuiku.Dia sangat mengerikan,matanya yang putih membuat ku takut untuk melihatnya.apalagi darah membasahi sekujur tubuhnya.Aku bingung apa yang harus ku lakukan di dalam kamar ini sendiri.
Bayangan itu semakin jelas,dan ya Tuhan.Dia sudah berada di dalam kamar ku.Sungguh jantung ku seakan mau lepas sekarang.
“Rhayni,kembalikan jantung ku.........”ucapnya beriringan dengan angin yang berhembus lembut,sehingga membuat bulu kudukku semakin berdiri.
“aku mau jantung ku.......”sambungnya sehingga membuat detak jantung ku berdegup lebih kencang.
“DEG...DEG...DEG”.Dia sudah berada di depan ku sekarang.segera aku menutup mata ku,aku sangat takut untuk melihat matanya dan dadanya yang bolong.dia tidak mempunyai jantung.sekarang aku bisa merasakan hawa yang sangat dingin di sekujur tubuh ku.Dia menyentuh pundakku,tangannya yang dingin membuat tubuh ku semakin membeku,karena ketakutan.kini,dia mendekatkan wajahnya ke wajah ku.aku tidak tahan lagi,aku ingin berteriak tapi,suara ku seakan tidak mau keluar.
“Rahel,tolong akuuuuuuu.........”batin ku terus berteriak.Tangannya mulai memegang letak jantung ku berada.
“Rahel,aku akan pergi.aku akan bertemu dengan Marchel dan yang lain.selamat tinggal hel aku akan pergi”batin ku.aku menyerah,aku pasrah kalau hantu itu akan mengambil jantung ku.
“Rhayni........Rhayni....bangun,kamu kenapa”ucap seseorang membangunkan ku dari mimpi buruk ku.MIMPI.tapi itu tampak seperti NYATA.aku melihat marchel kekasih ku,sudah di depan ku sekarang.segera aku memeluk tubuhnya.
“Marchel....kamu masih hidup”batin ku seraya memperkuatkan pelukkan ku,seakan aku tidak mau kehilangannya lagi.Rahel hanya melihat ku dengan tatapan penuh tanya.
“Rhayni sayang,kamu mimpi apa??kenapa kamu tadi bilang selamat tinggal hel,aku akan pergi.emang kamu mau pergi kemana???”tanya marchel seraya membelai rambut ku yang lembut.aku hanya diam,aku masih takut untuk menceritakan semua mimpi yang ku alami.
“Marchel,kamu tuh kalau nanya satu-satu.kasihan Rhayni,bingung mau jawab yang mana dulu”ucap Rahel berusaha untuk membuat agar aku tidak bingung.
“maaf sayang,aku terlalu cemas kepada mu.baiklah sayang,kamu istirahat dulu,kalau kamu sudah tenang,kamu bisa cerita sama aku”ucap marchel lembut.dia pun beranjak dari tempat duduk nya untuk pergi meninggalkan ku di kamar sendirian,agar aku bisa beristirahat lagi.
“jangan pergi mac.aku takut sendiri”ucapku lirih seraya memegang erat tangannya.
“kamu tenang ya.ada aku di sini”ucapnya seraya kembali memeluk tubuh ku.
“Marchel,aku tidak mau kita pergi ke bukit atau ke luar kota.aku takut akan terjadi sesuatu.aku mohon mac”ucap ku memohon.aku takut mimpi ku akan jadi kenyataan.
“kamu cerita,apa yang kamu mimpikan tadi.agar aku dan yang lain tau kenapa liburan yang kita rencana kan selama ini batal”
Aku pun menceruta kan semua kejadian yang ada di dalam mimpi ku.Semuanya tentang hantu yang sangat mengerikan itu,yang meminta jantungnya di pulang kan.Tentang kematian teman-teman ku yang sangat mengerikan.Mimpi yang baru pertama sekali ku alami selama hidup ku.
Aku melihat marchel menghembuskan napas yang cukup berat.aku tau ini semua hanya mimpi tapi aku takut itu akan terjadi.
“Baiklah,aku akan hubungi yang lain.kita bicarakan bersama-sama,kita jadi ke bukit atau kita disini saja.kamu setuju sayang”ucap marchel.aku bingung apa yang harus aku jawab.entah mengapa kepala ku mengangguk sebagai tanda kalau aku menyetujui perkataan Marchel.
“kalau kamu Rahel, kamu setuju”tanya Marchel
“mau gak mau.... intinya aku mau istirahat,buat menenangi pikiran aku yang stress”ucap Rahel seraya pergi meninggalkan aku dan Marchel.
“maaf sayang,kita semua sepakat untuk pergi liburan ke vila ku.kamu tidak apa-apa kan sayang”ucap marchel seraya menarik tubuh ku ke dalam pelukannya.aku hanya bisa pasrah ,bila nanti terjadi sesuatu.
MINGGU,14 DESEMBER 2013
Aku melihat teman-teman ku berjoget seperti orang gila yang mengikuti musik yang tidak karuan itu.Aku sendiri sebenarnya ingin bersenang-senang untuk melupakan semua masalah yang ada di dalam hidup ku.tapi rasa takut ku yang membuat ku takut untuk bersenang-senang sekarang.
Ku langkahkan kaki ku menjauhi mereka.aku pergi menuju taman yang berada di belakang vila itu.aku melihat pemandangan yang indah di sana,apalagi cahaya bulan dan bintang membantu menyinari taman ini.Hembusan angin menyentuh kulit ku lembut.udara di sini sangat sejuk.mungkin sekarang orang-orang yang berada di sekitar vila itu sudah tenggelam dalam mimpi-mimpi mereka.
“RHAAAAYYYNNNNNIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII................................”ucap seseorang bersamaan hembusan angin.hembusan angin yang semula sejuk tiba-tiba menjadi hawa yang sangat mengerikan.aku pun beranjak pergi dari sana,karena aku merasakan hawa yang mengerikan,yang membuat bulu kudukku berdiri.
Aku melihat teman-teman ku sudah tertidur,Cuma Rahel yang belum tidur.aku pun berjalan mendekatinya,untuk menanyakan keberadaan Marchel.karena,aku tidak melihat Marchel berada disana.
“Hel,kamu tau di mana Marchel?”tanyaku.dia hanya menggelengkan kepalanya tanpa menoleh sedikit pun kearah ku.aku pun pergi meninggalkannya,untuk mencari keberadaan Marchel.
“Marchel,kamu di mana???”ucapku sembari mencari Marchel.aku sudah mencarinya kemana-mana tapi,aku belum menemukannya.karena lelah,aku pun duduk dianak tangga yang paling bawah.namun tiba-tiba.
“BLEMM”
Lampu di vila itu tiba-tiba mati.sehingga membuat ku takut.angin berhembus semilir membuat bulu kudukku tiba-tiba berdiri.aku bingung apa yang harus aku lakukan.aku takut dengan kegelapan.
“Marchel,kamu di mana?aku takut”ucapku.
“RHAAYYNIIIIIII..............”.YA TUHAN.suara itu datang lagi. Apa yang harus aku lakukan.
“kamu siapa?pergiii....jangan gangu aku”ucapku pada suara itu.
“aku mau jantung ku...... kembalikan jantung ku”ucap suara itu lagi.kini suara itu menampakan dirinya.
“oh my god”batin ku.suara itu milik hantu yang selama ini ada di dalam mimpi-mimpi ku.Dadanya yang bolong,matanya yang putih,dan tubuhnya yang berlumuran darah.
“Rhayni.aku mau jantung ku”ucapnya lagi sembari terus mendekatiku.aku tidak sanggup untuk melihatnya lagi.aku pun memejamkan mata ku,bersamaandengan suara teriakkan yang sangat ku kenali.itu suara SILVI.
TINGGG
Lampu di vila itu sudah hidup kembali,dan hantu tanpa jantung itu sudah tidak ada lagi.
“MARCHEL”teriakku ketakutan.karena,aku melihat sahabat ku Silvi sudah terbaring kaku bersimbah darah di hadapan ku.kini apa yang kutakutkan benar-benar terjadi.silvi mati di hadapan ku dengan keadaan yang sangat mengerikan dengan keadaan dadanya bolong dan jantungnya hilang.
Marchel,Rahel,Caron,dan Rifal terkejut melihat apa yang telah terjadi sama Silvi.aku menangis sembari memeluk tubuh Silvi yang sudah kaku.Caron mendekati ku,dia berusaha untuk menenangkan ku.
“Marchel.kita pulang sekarang,aku tidak mau kalau kejadian ini terulang lagi.aku mohon kita pulang sekarang.demi keselamatan kita semua”ucapku memohon.air mata ku terus mengalir,Caron memeluk tubuh ku.aku melihat Rifal menangis seraya memeluk tubuh Silvi yang kaku.Rifal menatap ku tajam,aku tau tatapan yang mengerikan itu.Dia pasti mengira kalau aku yang telah melakukan semuanya.
PRAAAKKKKKK....................................
Tamparan keras mendarat di pipi ku. Aku meringis menahan sakit karena tamparan Rifal.Marchel melihat aku di tampar segera menghantam Rifal dengan pukulannya.aku mencegah Marchel,agar tidak menghantam Rifal lagi.Rifal menatap ku dengan penuh kebencian.Dia memukul tangannya ke dinding lalu,pergi meninggalkan kami semua.
Malam semakin gelap,namun Rifal masih belum pulang,membuat kami cemas akan terjadi sesuatu kepadanya.Rahel pun mengusulkan untuk mencari Rifal,kami semua pun setuju akan rencananya.
“aku sama Caron akan pergi ke arah selatan, kamu dan Marchel pergi ke arah utara.kalau diantara kita berhasil menemukan Rifal,kita harus menghubungi satu sama yang lain.”jelas Rahel.
“aku setuju.ayo Rhayni kita pergi sekarang.”ajak Marchel.kami pun mulai berpencar untuk mencari Rifal.ingatan ku kembali tentang mimpi buruk ku.Aku menemukan Rifal yang sudah terbaring kaku dengan keadaan yang sangat mengerikan di TAMAN BELAKANG VILA.
“Marchel....Rhayni.....”teriak seseorang mengagetkan ku dan Marchel.aku melihat Rahel berlari ke arah kami,dia ingin mengatakan sesuatu.aku tau itu pasti tentang Rifal.
“Ri.....fal..... Ma...ti...... seka....rang..... ma..yat.. nya a....da di.... bela....kang.... vi....la.....”ucap Rahel terbata-bata.
“mana Caron?kamu tinggalkan dia dimana?mana Caron?jawab Rahel”usai berkata begitu,aku segera berlari ke belakang vila.karena,pirasatku mengatakan kalau dia berada di sana.
Lagi-lagi kejadian yang sama menimpah sahabat ku.Rifal dan Caron sudah mati,badan mereka sudah kaku dan dada mereka bolong sama seperti Silvi.aku menangis seraya memeluk tubuh Caron.
PRAAAAKKKKK
Rahel tiba-tiba menamparku,matanya yang tajam membuat ku tau maksud dia menamparku.ya,dia pasti menyangka kalau akulah penyebab kematian sahabatku.
“Rahel,bukan aku.aku tidak tau apa-apa.aku sudah bilang kita tidak perluh liburan kemana aja.kita di rumah saja tapi kalian masih mau liburan.bukan aku hel.sungguh aku tidak tau sama hantu itu.”jelas ku.
“alahhh,kalau kamu tidak tau sama hantu itu.kenapa hantu itu selalu hadir dalam mimpi kamu?kamu harus tau Rhayni,kalau hantu itu mau JANTUNG kamu.bukan jantung sahabat kita.kalau kamu ingin Marchel dan aku selamat lebih baik kamu serahkan jantung kamu sekarang.”jawab Rahel.seraya berjalan pergi meninggalkan ku.Ingin sekali aku berlari dari sana,Namun langkah kaki ku tertahan saat aku melihat Marchel yang tiba-tiba berada di belakang ku terluka parah.dadanya berdarah,dan kepalanya juga mengeluarkan darah.
“Rahel....tolong aku..Marchel terluka...”teriakku.Rahel yang mendengar teriakkan ku segera berlari ke arah ku.Dia sangat terkejut ketika melihat keadaan Marchel yang mengerikan.
“Marchel..kamu harus bertahan oke!Cuma kamu satu-satunya sahabat ku yang tinggal.kamu harus bertahan.kita ke rumah sakit sekarang.Rhayni kamu jaga Marchel,aku siapin mobil dulu.kamu harus jaga Marchel,aku tidak mau kalau nanti terjadi sesuatu sama sahabat ku.”ucap Rahel,seraya bergegas untuk pergi,namun Marchel mencegah Rahel agar Rahel tidak pergi.
“Ra...hel.. ka..mu.. jangan.. per..gi.. aku in..gin me..jelas...kan se...mua..nya...”ucap Marchel terbata-bata.Marchel pun mulai menjelaskan semuanya.tentang hantu itu.hantu itu adalah Salsa.kekasihnya Rahel yang hilang 2 tahun yang lalu.Marchel menjelaskan kalau dia telah mengambil jantung salsa,untuk ku.karena,sekitar 2 tahun yang lalu jantung ku sudah rusak,dan harus di ganti dengan jantung baru kalau aku masih mau tetap hidup.jadi,dengan terpaksa Dia meminta dokter untuk mengambil jantung salsa untuk ku.Dan,dia mempunyai alasan untuk mengambil jantung salsa,salsa lumpuh total karena kecelakaan yang dialaminya.
“a...ku mi....nta... ma..af... hel.. aku te...lah meng...han...cur...kan ke...baha...giaan ka...mu da..n sa...lsa de....mi ke...baha...giaan ku..seka...rang a..ku ma..u per...gi.. ak...u ti...dak ta...han.. la..gi.. ak..u min...ta ja...ga Rha...yni... ak..u mo..hon....”ucap Marchel bersamaan hembusan terakhirnya.Marchel telah tiada.aku menangis dalam dekapan Rahel.Hembusan angin yang selalu mendirikan bulu kudukku kini kembali lagi
“Salsa”ucap Rahel seraya melepaskan ku dari pelukannya.aku menoleh kebelakangku,aku melihat sosok hantu salsa yang selalu menghantuiku kini tersenyum kearahku.dia mendekatiku dan Rahel.
“Rahel....aku minta maaf sama kamu... karena aku telah menyakitimu...2 tahun yang lalu...aku pergi maninggalkan mu tanpa alasan...karena aku telah dijodohkan sama orang lain....aku mencoba untuk menolak penjodohan itu tapi aku tidak bisa..dan akhirnya aku nekat untuk kabur dari rumah namun kecelakaan yang kualami membuatku malu untuk menemuimu lagi..sampai akhirnya...Marchel meminta ku untuk menyerahkan jantungku untuk Rhayni...aku menolak kemauanya namun dia tetap memaksa dokter untuk mengambil jantung ku...”jelas Salsa
“Tapi... kenapa kamu membunuh sahabat-sahabat ku?kenapa kamu tidak membunuhku?”tanyaku
“karena aku mengetahui semuanya...aku membunuh Silvi,dan Caron karena aku tau kalau mereka mencintai Rahel,dan mereka akan melakukan apa saja demi mendapatkannya.sedangkan Rifal,aku membunuhnya karena dia telah memperkosaku,sewaktu aku masih sakit.Dan kenapa aku tidak membunuh mu,karena aku tau,kalau Rahel akan bahagia bersama mu,aku tau hanya kamu yang dia sukai selain aku.Dia selalu berusaha untuk merelahkan mu untuk Marchel,karena dia tau kalau kamu hanya mencintai Marchel.jadi aku membunuh Marchel karena dia telah merebut kebahagiaan Rahel yang pertama dan yang kedua”
“maksud kebahagian Rahel yang pertama dan kedua itu,kamu dan aku..”
“ya....waktu ku telah tiba...aku harus pergi...aku minta kepadamu jangan cintailah Rahel seperti kamu mencintai Marchel....dan sebalik nya.. Rahel cintailah dan sayangilah Rhayni seperti kamu mencintaiku dan menyayangi ku sepenuh hati mu....aku harus pergi... berbahagialah kalian berdua....”ucap Salsa.Dia telah pergi.aku bisa merasakan kesedian dari wajah Rahel.aku mencoba untuk menenangkannya.
“kita harus pergi sekarang..”ucap Rahel mulai beranjak dari tempatnya.aku masih ditempatku memandangi kekasihku yang telah tiada.
“aku minta maaf...karena aku telah menyakitimu tadi.kita harus mengubur sahabat-sahabat kita.”Sambung Rahel seraya menarik tanganku dengan lembut.aku pun menuruti kemauannya,untuk segera pergi dari sana,dan meminta pertolongan orong lain untuk mengubur sahabat-sahabatku.
“ku harap kalian bahagia disana...”gumamku dalam hati seraya menoleh kebelakangku,ingin rasanya aku menangis lagi,karena aku melihat kekasihku telah tiada untuk selama-lamanya.
“kamu jangan sedih lagi Rhay..aku janji akan menjagamu dan membahagiakanmu seperti keinginan Salsa dan Marchel”ucap Rahel,mengenggam erat tanganku.aku hanya mengangguk lemah.kami pun meneruskan perjalan.
SENIN,15 DESEMBER 2013
Aku menatap gudukan tanah didepanku sekarang.MARCHEL.itulah nama yang tertera di batu nisan itu.hari ini adalah hari pemakaman sahabat-sahabatku.Rahel duduk disampingku,menenangkanku yang sedari tadi menangis.
“Rhayni,kita harus pulang,hari sudah siang.....”ucap Rahel.
“kita harus merelahkan sahabat-sahabat kita pergi....aku yakin mereka bahagia sekarang” sambungnya.seraya menarik tangan ku dengan lembut.aku hanya mengikuti kakinya yang mulai melangkah pergi.Hembusan angin itu datang lagi,tapi kali ini bulu kudukku tidak berdiri.
“RRRHAAAYYYY......NNNIIIIIIII................”ucapan seseorang yang sangat ku kenali.MARCHEL.
Aku menoleh kebelakang ku,aku meihat Marchel,Silvi,Rifal,Caron dan... Salsa ada di belakang ku seraya melambaikan tangan mereka.aku pun melambaikan tangan ku,dan tersenyum kepada mereka semua.lalu,aku pun kembali berjalan mengikuti langkah Rahel,untuk segera pulang.
“aku harap kalian bahagia...... di sana....”gumam ku dalam hati.seraya menggenggam tangan Rahel,dia hanya tersenyum melihatku.kami pun melanjutkan perjalanan kami.
-SELESAI-
ichimaru yanzah